
Jakarta – Memiliki lemak berlebih di area perut tidak bisa diatasi hanya dengan mengandalkan satu jenis makanan atau minuman. Pola makan seimbang, aktivitas fisik, dan tidur yang cukup tetap menjadi faktor utama dalam mengelola berat badan.
Meski begitu, pilihan minuman menjelang tidur juga dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehat. Beberapa minuman rendah kalori atau yang membantu membuat tubuh lebih rileks dapat mendukung rutinitas malam, terutama jika menggantikan minuman manis tinggi kalori.
Tubuh tetap menggunakan energi ketika seseorang tertidur. Jumlah kalori yang dibakar selama tidur berbeda pada setiap orang dan dipengaruhi berbagai faktor, seperti berat badan, usia, metabolisme, serta durasi tidur.
Berikut lima minuman yang dapat menjadi pilihan sebelum tidur jika sedang berusaha menjaga berat badan.
1. Teh Chamomile
Teh chamomile banyak dikonsumsi pada malam hari karena memberikan efek menenangkan. Minuman herbal ini juga kerap digunakan sebagai bagian dari rutinitas sebelum tidur.
Kualitas tidur memiliki kaitan dengan pengelolaan berat badan. Kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang sehingga seseorang lebih mudah merasa lapar atau ingin ngemil.
Karena itu, secangkir teh chamomile tanpa tambahan gula bisa menjadi pilihan minuman ringan sebelum tidur.
2. Susu
Susu dapat menjadi pilihan lain untuk dikonsumsi pada malam hari. Minuman ini mengandung protein, kalsium, dan triptofan yang berkaitan dengan berbagai fungsi tubuh.
Protein dalam susu juga dapat membantu memberikan rasa kenyang. Hal tersebut berpotensi membuat keinginan mengonsumsi camilan berlebihan pada malam hari lebih mudah dikendalikan.
Agar tetap sesuai dengan tujuan menjaga berat badan, pilih susu tanpa tambahan gula dan perhatikan jumlah porsinya.
3. Teh Jahe
Teh jahe hangat cocok diminum ketika tubuh membutuhkan minuman yang nyaman sebelum beristirahat.
Jahe mengandung senyawa bioaktif yang telah banyak diteliti, terutama terkait kesehatan pencernaan dan metabolisme. Anda bisa membuatnya dengan menyeduh irisan jahe menggunakan air panas.
Jika ingin rasa yang lebih segar, tambahkan sedikit perasan lemon. Sebaiknya hindari penggunaan gula secara berlebihan.
4. Jus Seledri
Seledri memiliki kandungan air yang tinggi dan relatif rendah kalori sehingga dapat menjadi salah satu bahan minuman dalam menu yang mendukung pengaturan berat badan.
Jus seledri juga menyediakan sejumlah zat gizi, termasuk vitamin C dan kalium. Namun, minuman ini bukan pembakar lemak secara langsung.
Jika dibuat menjadi jus, sebaiknya tidak menambahkan gula atau sirup dalam jumlah banyak. Konsumsi seledri dalam bentuk utuh juga dapat memberikan serat yang lebih baik dibandingkan jus yang disaring.
5. Jus Anggur
Anggur mengandung berbagai senyawa tanaman, salah satunya resveratrol. Senyawa ini telah diteliti dalam kaitannya dengan metabolisme lemak dan kesehatan secara umum.
Beberapa penelitian, terutama penelitian laboratorium dan pada hewan, pernah mengamati pengaruh resveratrol terhadap jaringan lemak. Namun, hal tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa minum jus anggur sebelum tidur secara langsung dapat membakar lemak perut pada manusia.
Jika ingin mengonsumsi anggur sebagai bagian dari pola makan sehat, buah utuh bisa menjadi pilihan karena mengandung serat. Untuk jus, hindari tambahan gula agar asupan kalori tidak melonjak.
Bukan Minuman Ajaib untuk Membakar Lemak
Lemak perut tidak akan hilang hanya karena mengonsumsi minuman tertentu sebelum tidur. Penurunan berat badan pada dasarnya terjadi ketika asupan energi lebih rendah dibandingkan energi yang digunakan tubuh dalam jangka waktu tertentu.
Minuman rendah kalori dapat membantu apabila menjadi bagian dari pola makan yang tepat. Sebaliknya, minuman yang tinggi gula justru dapat menambah asupan kalori harian.
Jadi, jika ingin mengurangi lemak tubuh, fokuslah pada pola makan bergizi seimbang, olahraga teratur, tidur yang cukup, dan kebiasaan hidup sehat secara keseluruhan.
