
Jakarta – Rasa mengantuk yang muncul di tengah aktivitas tidak selalu harus dilawan dengan secangkir kopi. Menghirup aroma tertentu dari buah, herbal, atau minuman juga disebut dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan membuat pikiran terasa lebih segar.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa rangsangan dari indra penciuman dapat memengaruhi kondisi tubuh dan otak. Beberapa aroma bahkan dikaitkan dengan peningkatan konsentrasi, berkurangnya stres, hingga menurunnya rasa lelah.
Dikutip dari Very Well Health, terdapat sejumlah aroma alami yang dapat dicoba ketika membutuhkan dorongan untuk kembali fokus. Berikut lima di antaranya.
1. Peppermint
Peppermint menjadi salah satu aroma yang dapat dicoba ketika rasa kantuk mulai mengganggu. Sensasi segar dari tanaman ini disebut mampu memberikan efek lebih waspada.
“Mentol pada peppermint mengaktifkan reseptor di saluran hidung sehingga meningkatkan kewaspadaan,” kata ahli gizi Jennifer Nicole Bianchini.
Dru Rosales, ahli gizi sekaligus pendiri MindFuel Performance, juga menjelaskan bahwa sejumlah penelitian menemukan aroma peppermint berkaitan dengan peningkatan gelombang beta pada otak. Gelombang tersebut berhubungan dengan kondisi waspada.
Dalam penelitian, orang yang menghirup aroma peppermint juga melaporkan merasa lebih nyaman dan mampu mempertahankan fokus.
2. Rosemary
Rosemary selama ini dikenal sebagai tanaman yang kerap digunakan sebagai bumbu masakan. Namun, aromanya juga memiliki potensi untuk membantu meningkatkan kewaspadaan.
Menurut Jennifer Nicole Bianchini, rosemary mengandung senyawa 1,8-cineole yang berkaitan dengan kewaspadaan, konsentrasi, dan kemampuan mengingat.
“Aroma rosemary dapat merangsang otak sehingga memberikan sensasi lebih berenergi,” jelas Bianchini.
Temuan yang dimuat dalam jurnal Molecules turut menunjukkan bahwa aroma rosemary berpotensi membantu mengurangi kelelahan mental sekaligus mendukung fungsi kognitif.
3. Kopi
Menariknya, manfaat aroma kopi terhadap rasa segar tidak selalu harus menunggu sampai minuman tersebut diteguk. Bau kopi yang terhirup lebih dulu juga dapat memberikan rangsangan pada otak.
Jennifer Nicole Bianchini mengatakan kopi memiliki ratusan senyawa aromatik yang dapat merangsang indera penciuman.
“Ketika mencium aroma kopi, area otak yang berkaitan dengan memori dan kewaspadaan ikut aktif. Otak bisa terasa lebih segar bahkan sebelum kafein dikonsumsi,” ujarnya.
Hal ini mungkin menjelaskan mengapa aroma kopi saja sudah dapat membuat sebagian orang merasa lebih siap beraktivitas atau berkonsentrasi.
4. Serai
Selain digunakan dalam berbagai masakan dan minuman, serai atau lemongrass juga memiliki aroma khas yang menyegarkan. Wanginya yang memiliki karakter mirip citrus disebut dapat memberikan rangsangan pada indera penciuman.
“Aroma serai yang segar seperti jeruk dapat meningkatkan kewaspadaan sekaligus mengurangi stres ketika dihirup,” tutur Jennifer Nicole Bianchini.
Ia menambahkan, berkurangnya stres secara tidak langsung dapat membantu tubuh mempertahankan energi. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Molecules juga menemukan adanya kaitan antara aroma serai dengan peningkatan energi dan kewaspadaan.
5. Buah citrus
Aroma jeruk, lemon, dan buah citrus lainnya juga bisa menjadi pilihan ketika tubuh mulai terasa lelah. Wanginya yang segar tidak hanya memberikan sensasi menyenangkan, tetapi juga berpotensi memengaruhi suasana hati dan tingkat kewaspadaan.
Temuan yang dipublikasikan dalam Journal of Physiological and Biomedical Sciences menunjukkan bahwa aroma citrus dapat membantu memperbaiki suasana hati sekaligus mengurangi stres.
Jennifer Nicole Bianchini menjelaskan bahwa buah citrus mengandung limonene, senyawa yang dapat merangsang sistem saraf dan meningkatkan suasana hati.
“Buah jeruk mengandung limonene yang dapat merangsang sistem saraf dan meningkatkan suasana hati,” ujarnya.
Menurut Bianchini, tidak sedikit orang yang merasa lebih segar setelah mencium aroma jeruk atau lemon.
Jadi, ketika rasa kantuk datang, kopi bukan satu-satunya pilihan yang dapat dicoba. Aroma peppermint, rosemary, kopi, serai, maupun buah citrus dapat menjadi rangsangan alami yang membantu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi. Namun, efek aroma bisa berbeda pada setiap orang dan bukan pengganti istirahat yang cukup.
